vicka

Loading

Selasa, 14 April 2026

PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2023

         Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembaangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang badan atau tinggi badan berada di bawah standar yaitu kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO (WHO 2015, 2020). Stunting terutama disebabkan kekurangan gizi yang terjadi yaitu sejak janin hingga awal kehidupan atau 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) yang bisa disebabkan rendahnya asupan gizi seimbang, pola asuh atau praktik pemberian makan tidak tepat; atau adanya penyakit infeksi berulang, kelainan metabolisme bawaan, berat bayi lahir rendah, yang menyebabkan kebutuhan gizi meningkat. Kekurangan gizi pada ibu adanya penyakit infeksi pada ibu juga mempengaruhi pertumbuhan anak. Hygiene dan sanitasi lingkungan serta akses terhadap kesehatan dan pangan merupakan faktor tidak langsung penyebab terjadinya stunting. Oleh karena itu, dalam penanggulangan stunting harus melibatkan lintas program dan lintas sektor, karena tidak bisa diintervensi oleh sektor kesehatan saja.

Intervensi stunting terdiri dari intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik merupakan intervensi untuk mengatasi penyebab langsung stunting yang biasanya ditangani oleh sektor kesehatan. Sedangkan intervensi sensitif mangatasi penyebab tidak langsung yang dikerjakan bersama dengan berbagai sektor diluar kesehatan.

Stunting di Kabupaten Sarolangun mengalami penurunan yang signifikan dari waktu ke waktu. Berdasarkan data SSGI tahun 2022 stunting di Sarolangun 16,8 % yang mengalami penurunan menjadi 4,8 % pada tahun 2023 (SKI 2023). Sedangkan berdasarkan data e-PPGBM (elektronik- Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) kasus stunting di Kabupaten Sarolangun berdasarkan pengukuran bulan Februari 2023 sebanyak 740 kasus menurun menjadi 406 kasus pada pengukuran bulan Oktober 2023.

Keberhasilan penurunan stunting di kabupaten Sarolangun tentu tidak terlepas dari kerja tenaga kesehatan di Puskesmas dalam intervensi spesifik dengan meningkatkan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) remaja putri, TTD ibu hamil, Antenatal Care (ANC) ibu hamil, PMT lokal untuk ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), Vitamin A balita, ASI ekslusif, MP ASI (program PMT lokal di tiap Puskesmas untuk balita bermasalah gizi), Imunisasi, pemantauan pertumbuhan setiap bulan di Posyandu, promosi dan edukasi oleh petugas kesehatan, serta peningkatan kapasitas bagi petugas dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita. Selain itu program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan TELUSURI (Beras, Telur Susu dan Roti) bersama dengan OPD, Persatuan Dharmawanita, Organisasi profesi kesehatan, BAZNAS dan CSR Perusahaan – perusahaan yang ada di kabupaten Sarolangun ikut berperan penting dalam penurunan stunting di Kabupaten Sarolangun. 

Jumat, 10 April 2026

Terkadang perjalanan yang kita lalui dalam hidup bukanlah sesuatu yang kita harapkan
Tetapi, memang seperti itulah hidup
Setiap detik nafasmu bukan milikmu
setiap hal yang terjadi dalam hidupmu bukan kamu yang memutuskannya 
manusia hanya bisa memimpikan, berencana dan mengusahakan,
Sang maha penentu itu akan terjadi atau tidak bukan kamu, tapi Dialah yang maha segala galanya
sang pemilik kehidupan 
Lalu apa yang menjadikan kita seolah olah semua hal harus sesuai rencana kita
ketika yang terjadi ternyata bukan yang kita inginkan rasanya dunia tidak adil
padahal apa sih ini hanya dunia 
ada campur tangan disetiap detiknya, bahkan daun jatuhpun Allah yang mengaturnya
Sejatinya ketenangan hidup akan kita dapatkan ketika keyakinanmu kamu kuatkan
bahwa apapun takdir yang dihadapi itulah yang terbaik untukmu
jangan pernah menyesalinya apalagi membencinya 
Karena sebagai manusia hanya tahu apa yang kita inginkan
Tapi Allah yang paling tahu apa yang terbaik untukmu
Percayalah menerima semua ketetapan Allah dengan lapang dada, semakin mendekatkan diri kepada Allah dalam ibadah, berdamai dengan diri sendiri dengan dan itu adalah kunci tenangnya jiwamu